Perahu Harapan Bantu Pemulihan Ekonomi Pasca Tsunami

Program recovery pasca musibah tsunami yang menerjang pesisir Selat Sunda pada akhir tahun lalu hingga kini masih terus dilakukan. Seperti kita tahu, tsunami tak hanya menelan korban jiwa, tapi juga menyebabkan berbagai kerugian material. Serta melumpuhkan aktivitas ekonomi masyarakat setempat karena merusak perahu-perahu yang mereka gunakan untuk melaut.

Pemerintah serta lembaga sosial terkait, terutama LAZ Harfa (Harapan Dhuafa) sampai saat ini pun masih terus mendampingi pemulihan ekonomi masyarakat setempat. Sebagai bentuk ikhtiar di masa pemulihan ini adalah dengan memberdayakan para nelayan terdampak tsunami dalam bentuk bantuan perahu untuk menunjang pekerjaan mereka.

Bantuan perahu secara resmi diberikan oleh LAZ Harfa pada Jumat, 8 November 2019. Bekerja sama dengan Bank Syariah Mandiri (BSM) dan Laznas BSM Umat, sebanyak 7 perahu diserahkan langsung kepada nelayan terdampak tsunami yang membutuhkan dalam rangkaian acara serah terima yang dilaksanakan di Kp. Besisir, Desa Sumber Jaya, Kec. Sumur, Kab. Pandeglang.

Acara serah terima bantuan perahu ini dihadiri langsung oleh Direktur Operasional Laznas BSM Umat Fauzi Indrianto, Direktur LAZ Harfa Indah Prihanande, dan perwakilan BSM Kantor Cabang Pembantu Labuan Meita Faittaahumi. Selain itu, hadir pula Camat Sumur, Kepala Desa Sumber Jaya, masyarakat, dan nelayan setempat.

“Terimakasih kepada LAZ Harfa yang sudah bersinergi bekerja sama dengan Laznas BSM Umat untuk program pemberian bantuan perahu bagi nelayan. Harapannya program yang kita sinergikan ini bisa memberikan kebermanfaatan dan mereka bisa mandiri dalam konteks ekonomi,” tutur Fauzi Indrianto, Direktur Operasional Laznas BSM Umat.

Fauzi berharap kedepannya juga ada pendampingan nelayan dari aspek keagamaan. Sehingga mereka tidak hanya berdaya dalam konteks ekonomi, tapi juga dalam konteks keagamaan. Dan kerja sama ini tidak hanya berhenti sampai disini saja, tapi juga ada kelanjutan untuk memberikan sedikit kebahagiaan bagi umat.

“Mudah-mudahan bantuan perahu ini bisa dimanfaatkan oleh seluruh warga. Juga dapat meningkatkan perekonomian untuk warga sekitar. Sehingga kehidupan ekonomi mereka bisa pulih kembali pasca tsunami yang terjadi pada desember tahun lalu,” ujar Meita Faittaahumi, perwakilan BSM KCP Labuan.

Sejak tsunami hingga sekarang LAZ Harfa terus menerus memberikan bantuan perahu untuk memulihkan ekonomi masyarakat setempat. Hingga saat ini sudah 247 perahu yang telah diberikan oleh LAZ Harfa melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dengan BSM dan Laznas BSM Umat.

“Terimakasih kepada Laznas BSM Umat dan BSM untuk semua kontribusinya, bantuannya, kerja samanya terhadap nelayan penyintas tsunami Selat Sunda. Hari ini, alhamdulillah kami bisa menyerahkan 7 perahu untuk 21 penerima manfaat atau 21 Kepala Keluarga (KK),” ungkap Indah Prihanande, Direktur LAZ Harfa.

Indah juga menjelaskan, ini adalah bentuk bantuan yang riil untuk menggerakkan ekonomi kaum nelayan yang hampir 1 tahun ini belum juga mendapatkan penghasilan yang pasti. Terimakasih juga kepada seluruh donatur, semoga menjadi amal jariyah berkah untuk semuanya,”

Ranta, salah satu nelayan penerima manfaat menuturkan bahwa setelah tsunami para nelayan belum bisa beraktivitas normal seperti biasanya. Terhitung sudah hampir 9 bulan mereka tidak pergi melaut mencari ikan karena terkendala dengan rusaknya perahu akibat terjangan tsunami.

Raut kebahagiaan begitu jelas terpancar diwajah mereka ketika perahu-perahu mereka berlayar. Mereka seakan mendapatkan nafas baru untuk kembali merajut harapan yang sempat goyah akibat terjangan tsunami. “Kami sangat berterima kasih kepada donatur, Laznas BSM Umat, BSM, dan LAZ Harfa yang sudah peduli dan membantu kami. Mudah-mudahan setelah bantuan ini kami bisa bangkit kembali,” ujar Ranta.

Bagikan berita ini :