Pembangunan Wakaf Rumah Quran Terus Dikerjakan Kerangka Bangunan Mulai Terlihat Dengan Jelas

Pembangunan Rumah Quran yang diinisiasi oleh Lembaga Amil Zakat Harapan Dhuafa (LAZ Harfa) kian melihatkan kerangka gedung setelah kurun waktu dua bulan masa pengerjaan kini progres pembangunan sampai 20,18%. Meskipun belum sepenuhnya terlihat dengan begitu detail namun bangunan dengan luas 500 meter persegi berlokasi di Kelurahan Tembong, Kota Serang Banten tersebut telah memberikan harapan besar bagi kebermanfaatan masyarakat.

 

Bangunan yang kini sedang dikerjakan pembangunannya merupakan gedung pertama dari empat gedung yang direncanakan. Pada gedung pertama ini akan dijadikan sebagai gedung utama Rumah Quran yang didalamnya terdapat aula, ruang kelas, hingga asrama.

 

Direktur Utama LAZ Harfa,Ibu  Indah Prihanande menjelaskan pihaknya terus berupaya dalam mewujudkan program pembangunan Rumah Qur’an. Menurutnya program tersebut sebagai impian bersama mewujudkan rumah bagi para penghafal Al Qur’an dan sebagai pusat pembinaan dan pengkajian ilmu agama nantinya.

 

Rumah Qur’an dibangun melalui program wakaf dikarenakan wakaf memiliki banyak manfaat seperti implementasi penggunaan harta dengan niat yang baik dan memiliki nilai positif sehingga setiap orang yang berwakaf disebutkan telah mengamalkan norma keislaman dengan memberikan kesejahteraan atau kedamaian bagi dirinya serta orang yang merasakan amalnya. Wakaf digunakan sebagai bentuk ikhtiar dalam memberikan keselamatan hidup didunia dan di akhirat. Amal Jariyah yang tiada henti selama wakaf tersebut dipergunakan untuk kebaikan.

 

Ketua Yayasan Harapan Dhuafa Banten, Bapak Wahyu Suwargi, SKM, M.Pd berbicara Program Wakaf Rumah Quran tidak hanya dipandang sebagai fisik sebuah bangunan namun pembangunan tersebut memiliki banyak keunggulan secara penggunaannya seperti perencanaan aktivitas dakwah dalam mengejawantahkan keilmuan Al Qur’an pada kehidupan bermasyarakat selain itu terdapat juga gerakan sosial maupun kemanusiaan dengan begitu capaian program tersebut berdampak secara berkelanjutan.

 

“Rumah Quran menjadi pusat informasi bagi masyarakat seputar keilmuan  Al Quran, karena disitu ada kajian bahkan kita ingin nanti para pemuda atau remaja bisa memperbaiki bacaanya dan dapat menghafal al quran sampai bisa mengamalkan nilai-nilai ajaran alquran. Prinsipnya Alquran bukan hanya membaca, menghafal tapi mengejawantahkan masyarakat“, ungkap Ketua Yayasan Harapan Dhuafa Banten.

 

Lebih lanjut, Bapak Wahyu Suwargi, SKM, M.Pd menuturkan adanya pembangunan Rumah Quran merupakan titik awal dari niatan baik untuk menjadikan kawasan tersebut sebagai Lokasi Pusat Dakwah Center.

 

“Rumah Quran berdiri bukan hanya Pusat Kajian Alquran atau Quran Center namun juga sebagai Komplek Dakwah Center sebagai pusat kegiatan yang didukung dengan berbagai sarana prasarana seperti Masjid , Komplek Perkantoran, Lembaga Dakwah dan tempat pusat silaturahmi antar masyarakat” Jelas Bapak Wahyu Suwargi.

Bagikan berita ini :