
“Dulu saya pas kecil ini kejadiannya, saya jatoh di pasar pas lagi kerja. Lama-lama lukanya membengkak. Udah mau 3 kali ini operasi.."
Sahabat.., Tak ada yang menyangka, sebuah benturan di kaki pak Hadi semasa kecil akan menjadi awal dari perjuangan panjang yang harus dijalaninya sampai hari ini.
Sejak SD, Pak Hadi sudah bekerja sebagai kuli di pasar demi membantu memenuhi kebutuhan hidup. Suatu hari, ia terpeleset dan jatuh ke dalam selokan. Kaki kanannya membentur dinding selokan dengan keras. Tak lama setelah kejadian itu, muncul benjolan yang terus membesar seiring waktu. Bertahun-tahun Pak Hadi berjuang melawan rasa sakit.
Pada tahun 2009, ia menjalani operasi untuk pertama kalinya. Harapan kembali tumbuh, namun penyakit itu kembali datang. Tahun 2018, operasi kedua dilakukan. Kini, di tahun 2026, Pak Hadi harus menerima kenyataan. Dokter mendiagnosa pak Hadi mengidap STT (soft tissue tumor) atau tumor jaringan lunak. Sayangnya, keterbatasan biaya membuat langkah menuju kesembuhan terasa begitu berat.

Kondisi kakinya kini semakin memprihatinkan. Pembengkakan yang sangat besar membuat bentuknya menyerupai kaki anak gajah. Kulitnya menghitam, sebagian jaringan membusuk, mengeluarkan bau tak sedap, dan setiap langkah hanya mampu ditempuh dengan bantuan tongkat.
Di rumah, tiga anak menanti sosok ayah yang ingin kembali berdiri tegak. Putri sulungnya berusia 14 tahun dan masih duduk di bangku SMP. Anak keduanya berusia 11 tahun dan masih bersekolah di SD. Sementara si bungsu baru menginjak usia 5 tahun. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, keluarga kecil ini bergantung pada bantuan saudara.

Namun perjuangan belum berhenti di situ. Kebutuhan perban, air infus, larutan antiseptik, hingga ongkos menuju apotek menjadi beban yang sulit dipenuhi.
"Belum ongkos sekolah tetehnya, belum adiknya juga. Jadi kadang suka minta tolong nitip ke tetangga yang mau ke pasar, buat mampir ke apotek. Beli perban, dan lain-lain," tutur Ibu Ratna dengan mata yang tak lepas memandang kaki suaminya.
Harapan Pak Hadi begitu sederhana. Ia ingin sembuh, kembali bekerja, dan menafkahi keluarganya seperti dahulu.
Sahabat Harapan.. Yuk, jadi bagian dari harapan kesembuhan pak Hadi. Ulurkan kepedulian terbaikmu melalui program Bantu Sembuhkan Pak Hadi dengan cara:
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik