ImageTEMANI PERJUANGAN IBU SAMSIAH BESARKAN FADIL SEORA...
Image

TEMANI PERJUANGAN IBU SAMSIAH BESARKAN FADIL SEORANG DIRI

Image
Serang, Banten
Rp 0 terkumpul dari Rp 50.000.000
0 Donasi 2 bulan, 29 hari lagi

Penggalang Dana

Image
Image
Verified Organization

Bagi seorang ibu, tak ada luka yang lebih berat selain harus membesarkan anak seorang diri. Namun bagi Ibu Samsiah, ujian itu datang berlapis.

Sejak lahir, Ibu Samsiah hidup tanpa kedua kaki. Keterbatasan fisik tak pernah membuatnya berhenti menjalani kehidupan. Untuk berpindah tempat, ia mengandalkan sebuah papan beroda seperti skateboard. Kedua tangannya menjadi tumpuan utama, beralaskan sandal agar tidak terluka saat menyeret tubuhnya keluar rumah.

Di tengah perjuangannya menjalani aktivitas sehari-hari, cobaan yang lebih besar datang ketika putra semata wayangnya masih berada di dalam kandungan.

Suaminya yang menjadi tulang punggung keluarga meninggal dunia akibat terpeleset di sawah saat bekerja. Tubuhnya baru ditemukan beberapa jam kemudian oleh warga dalam kondisi tak lagi bernyawa. Sejak saat itu, Ibu Samsiah harus menerima kenyataan bahwa anak yang dikandungnya akan lahir tanpa sempat merasakan kasih sayang seorang ayah.

Kini, Fadil telah berusia dua tahun. Di balik senyum mungilnya, ia tumbuh sebagai seorang anak yatim yang hanya memiliki ibunya sebagai tempat bersandar.

Meski hidup dalam keterbatasan, Ibu Samsiah tak pernah berhenti berikhtiar.

"Saya nggak lanjut sekolah, cuma sampai SMP. Kadang kepikiran masa depan anak saya gimana... Apalagi bapaknya sudah nggak ada sejak dia masih di dalam kandungan. Tapi saya nggak mau nyerah. Mau gimana juga kan harus tetap ikhtiar, terutama buat anak."

Kalimat itu diucapkan sambil menahan air mata. Bukan karena ia ingin dikasihani, tetapi karena setiap ibu pasti menyimpan harapan yang sama: melihat anaknya tumbuh sehat, bersekolah, dan memiliki masa depan yang lebih baik.

 

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Ibu Samsiah sesekali dibantu oleh keluarganya. Namun bantuan tersebut belum cukup untuk mempersiapkan masa depan Fadil. Di tengah keterbatasan yang dimiliki, Ibu Samsiah hanya ingin satu hal: anaknya tetap memiliki kesempatan meraih pendidikan dan cita-cita.

Allah SWT berfirman:

"Maka terhadap anak yatim janganlah engkau berlaku sewenang-wenang."
(QS. Ad-Duha: 9)

Ayat ini mengingatkan kita bahwa memuliakan anak yatim bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi juga menjaga harapan dan masa depannya.

Di bulan Muharram, bulan yang penuh keberkahan dan menjadi momentum memperbanyak amal kebaikan, LAZ Harfa mengajak Sahabat Harapan untuk menjadi bagian dari perjalanan hidup Fadil.

Mari hadir sebagai 'Kakak Asuh untuk Fadil'. Kebaikan yang Sahabat tunaikan hari ini, akan menjadi ikhtiar bersama dalam membantu kebutuhan hidup serta mempersiapkan pendidikan Fadil agar ia tetap memiliki kesempatan meraih masa depan yang lebih baik.

Karena Muharram adalah waktu terbaik untuk berbagi kasih kepada anak yatim. Yuk, tunaikan kebaikanmu hari ini dengan cara:

 

  • Klik “Donasi Sekarang”;
  • Masukkan ‘Nominal’ atau ‘Pilih Nominal yang tersedia’;
  • Pilih metode pembayaran (ShopeePay/GoPay/Mandiri/BSM/BCA/Internet Banking  Lainnya);
  • Transfer sesuai dengan Nominal yang tercantum.

 

 

Baca selengkapnya ▾

  • July, 6 2026

    Campaign is published

Belum ada donasi untuk penggalangan dana ini

Fundraiser

Belum ada Fundraiser

Yuk jadi Kawan Zakat dan berikan manfaat!

Doa-doa orang baik

Menanti doa-doa orang baik

Bagikan melalui:
✕ Close