
"Tak semua pahlawan mengenakan seragam. Ada yang setiap hari berjuang melawan sakit, kemiskinan, dan kehilangan demi keluarga. Mereka adalah Pejuang Keluarga."
Sahabat Harapan…
Di bulan Agustus, kita kembali mengenang perjuangan para pahlawan yang rela berkorban demi sebuah kemerdekaan. Namun di luar sana, masih banyak pejuang yang setiap harinya berjuang dalam medan yang berbeda. Salah satunya adalah Pak Supriadi.
Bagi Pak Supriadi, perjuangan bukan tentang mengangkat senjata. Perjuangannya adalah bangun setiap pagi dengan tubuh yang terus melemah, lalu tetap berusaha bertahan demi dua anak yang menantikan dirinya di rumah.
Di tengah tanggung jawab itu, ujian kembali datang. Pak Supri dinyatakan mengidap penyakit jantung dan gangguan paru-paru. Beliau sempat menjalani pengobatan selama enam bulan. Namun keterbatasan biaya membuat pengobatan belum bisa berjalan hingga tuntas.

Pak Supriadi tinggal bertiga dengan anaknya. Sang istri, berpulang saat melahirkan anak kedua. Sejak saat itu, Pak Supri harus menjalani dua peran sekaligus: menjadi ayah sekaligus ibu bagi kedua buah hatinya.
Beberapa bulan lalu, penyakitnya kembali kambuh. Tubuh Pak Supri semakin kurus dan tenaganya terus berkurang. Aktivitas sederhana pun kini terasa begitu berat. Saat ini Pak Supri masih membutuhkan dukungan untuk biaya operasional pengobatan, pemeriksaan lanjutan, obat-obatan, serta kebutuhan sehari-hari bersama kedua anaknya. Harapan terbesarnya ingin sembuh, agar bisa terus membersamai kedua anaknya.
Sahabat Harapan, setiap kebaikan yang kita titipkan bukan sekadar membantu biaya pengobatan. Lebih dari itu, kita sedang menguatkan langkah seorang Pejuang Keluarga agar tidak menyerah di tengah ujian yang Allah berikan.
Di momen menyambut kemerdekaan, mari kita maknai perjuangan dengan cara yang berbeda. Jika para pahlawan dahulu berjuang demi kemerdekaan bangsa, hari ini kita dapat mengambil bagian dalam perjuangan seorang ayah yang ingin tetap hidup, sehat, dan hadir untuk masa depan kedua anaknya.
Kami mengajak Sahabat Harapan untuk bersama menguatkan perjuangan Pak Supriadi. Salurkan kebaikanmu untuk pak Supriadi dengan cara:
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik