
Sahabat Harapan…
Ramadhan seharusnya menjadi bulan yang menenangkan. Bulan di mana kita lebih dekat dengan Allah SWT, dan lebih peduli kepada sesama. Namun bagi sebagian orang, Ramadan tetap harus dijalani dengan perjuangan yang tidak ringan. Seperti yang dialami Pak Agus dan istrinya.
Setiap hari, bahkan sejak pukul 4 pagi, Pak Agus sudah mulai menyusuri jalanan untuk mencari rongsokan. Di tengah terik matahari bulan puasa, ia terus berjalan hingga pukul 7 malam, mengumpulkan barang-barang bekas yang bisa dijual.
Bukan hanya berdua, Pak Agus dan istrinya juga membawa dua anak mereka. Anak pertama yang masih berusia 12 tahun, dan anak bungsu yang baru 2 tahun. Di saat anak-anak lain menghabiskan waktunya untuk belajar dan bermain, mereka harus ikut menemani orang tuanya menyusuri jalanan, mencari rongsokan demi bertahan hidup.
Perjuangan keluarga ini semakin berat ketika istri Pak Agus pernah menjadi korban tabrak lari. Kakinya mengalami cedera parah, sementara pelaku pergi begitu saja tanpa tanggung jawab.

Namun hidup harus tetap berjalan. Meski dengan kondisi yang tidak mudah, mereka tetap berusaha bertahan.
Kisah perjuangan serupa juga dialami oleh Nek Mariyam. Di usia senjanya, Nek Mariyam tinggal di sebuah gubuk sederhana bersama cucunya. Tempat itu bahkan sulit disebut sebagai rumah. Atapnya terbuat dari asbes, terasa panas dan pengap saat siang, dan saat hujan turun di malam hari, udara dingin menembus masuk tanpa penghalang.
Cucu yang tinggal bersamanya harus putus sekolah setelah sang ibu meninggal dunia. Kini, ia ikut membantu Nek Mariyam memulung rongsokan agar mereka bisa makan. Namun kenyataannya, untuk makan saja tidak selalu mudah.
Dalam sehari, Nek Mariyam sering kali hanya makan satu kali. Itupun hanya nasi tanpa lauk. Dengan senyum sederhana, beliau berkata,
“Bisa makan saja sudah alhamdulillah saya…”


Di masa tuanya, harapan Nek Mariyam sebenarnya sangat sederhana: hidup dengan lebih layak dan tenang.
Sahabat, di bulan yang penuh rahmat ini kita memiliki kesempatan untuk menjadi bagian dari harapan mereka. Melalui sedekah yang kita tunaikan, kita bisa bantu menyelesaikan masalah mereka saat berbuka puasa dan sahur. Dengan begitu, mereka juga bisa merasakan kehidupan yang lebih aman, dan harapan yang kembali tumbuh di tengah kesulitan.
Tunaikan ‘Sedekah Terbaik untuk Kuatkan Pejuang Rongsok’ dengan cara:
****
Apabila jumlah donasi melebihi target, maka dana akan disalurkan ke program bantuan LAZ Harfa lainnya melalui subsidi silang. Hal ini telah disetujui oleh perwakilan maupun pihak keluarga penerima manfaat.
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik