

Di mana lagi mereka akan mengaji? Di mana lagi mereka akan bersimpuh setelah kehilangan segalanya?
Sahabat, pernahkah hati kita merasakan betapa sunyinya sebuah desa tanpa lantunan Adzan? Betapa pedihnya melihat Masjid, tempat terkasih di muka bumi, kini hanya tersisa lumpur, puing, dan kenangan shalat Idul Fitri yang terakhir.
Banjir Bandang Sumatera 2025 telah merenggut bukan hanya atap, tetapi juga Penerang Jiwa mereka. Ratusan, bahkan ribuan Masjid dan Mushola ambruk. Al-Qur'an, yang menjadi bekal hidup, kini basah, robek, tak bisa lagi dibaca
Mereka menangis bukan hanya karena kehilangan harta tapi mereka menangis karena kehilangan tempat untuk mendekat kepada Tuhannya.
Sekarang, mereka shalat di tenda pengungsian, di atas alas seadanya, sambil menatap puing-puing tempat mereka pernah menemukan kedamaian sejati. Mereka hanya bertanya: "Ya Allah, kapan lagi kami bisa bersujud dalam rumah-Mu yang Mulia?"
Sahabat, mari hadiahkan mereka kembali kedamaian Surga di dunia!
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik