Ketika Banjir Melumpuhkan, Dapur Umum LAZ Harfa Harus Tetap Menghangatkan
Sahabat, ketika banjir melumpuhkan aktivitas dan merendam harapan, ada satu hal yang tak boleh padam, yaitu kepedulian. Di saat dapur-dapur warga terendam dan api tak lagi menyala, Dapur Umum LAZ Harfa tetap berdiri, menghidupkan kehangatan di tengah dinginnya musibah.
Dari tempat sederhana, lahir kehangatan yang tak ternilai aroma nasi hangat, doa-doa, dan harapan yang kembali menyala.
Pos dapur umum ini bukan sekadar tempat memasak. Ia menjadi ruang berbagi, serta tempat kepedulian. Bagi para penyintas banjir Aceh, sekotak makanan hangat adalah penopang kekuatan, tanda bahwa mereka tidak sendiri menghadapi ujian ini.
Sahabat, saat bencana datang, kemanusiaan harus tetap hidup. LAZ Harfa terus berikhtiar, menghadirkan harapan dari dapur kecil untuk Aceh yang kuat, sabar, dan tak pernah sendirian.





