

Suhedi (32 tahun) tak pernah menyangka, kecelakaan motor yang ia alami pada tahun 2020 menjadi awal dari ujian panjang dalam hidupnya. Saat itu, karena keterbatasan kondisi, ia hanya menjalani pengobatan urut biasa tanpa penanganan medis lanjutan.
Empat tahun kemudian, rasa sakit yang terus berulang akhirnya membawa Suhedi ke pemeriksaan lebih lanjut. Akibat benturan saat kecelakaan di kepala, hasilnya begitu berat untuk diterima: kanker otak stadium 3.

Sebelum sakit, Suhedi adalah tulang punggung keluarga. Ia bekerja sebagai karyawan di sebuah kios martabak, dengan penghasilan yang cukup untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga di kampung. Namun sejak penyakit ini datang, penghasilannya terhenti total. Tubuhnya tak lagi mampu bekerja seperti dulu.
Saat ini, Suhedi telah menjalani operasi dan tengah berada dalam masa perawatan pasca operasi. Perjuangannya belum selesai. Ia masih membutuhkan operasi lanjutan pemasangan tempurung kepala, serta biaya pemulihan lainnya.
Tak hanya itu, Suhedi juga harus menanggung biaya obat-obatan yang tidak ditanggung BPJS. Bahkan, pihak rumah sakit menyampaikan bahwa biaya kemoterapi hanya dapat ditanggung selama 6 bulan pertama, setelah itu harus ditanggung secara mandiri. Kenyataan ini menjadi pukulan berat bagi Suhedi dan keluarganya.

Di tengah kondisi fisik yang lemah dan keterbatasan ekonomi, Suhedi terus berusaha bertahan. Ia ingin sembuh. Ia ingin kembali berdiri, kembali bekerja, dan melanjutkan hidup.
Sahabat Harapan, melihat kondisi yang dialami Suhedi, yuk kita bantu lanjutkan ikhtiarnya. Karena setiap doa, dukungan, dan kebaikan yang Sahabat beri hari ini, akan jadi kekuatan baru bagi Suhedi. Salurkan kebaikanmu hari ini untuk pemulihan Suhedi dengan cara:
****
Apabila jumlah donasi melebihi target, maka dana akan disalurkan ke program bantuan LAZ Harfa lainnya melalui subsidi silang. Hal ini telah disetujui oleh perwakilan maupun pihak keluarga penerima manfaat.
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik