
Pak Jojo adalah seorang penjual es krim keliling. Dengan penghasilan yang tidak menentu, beliau menghidupi keluarganya dan membesarkan lima orang anak. Namun, kebahagiaan keluarga ini berubah menjadi ujian berat ketika anak bungsu mereka terlahir dengan kelainan langka.
****

Ibu Wawang, istri Pak Jojo, mengandung anak kelima di usia yang sangat berisiko. Di usianya yang ke 45 tahun, bu Wawang melahirkan seorang bayi perempuan yang diberi nama Siti Fathimah Azzahra. Dokter mendiagnosa bahwa putri bungsu mereka mengidap Pfeiffer Syndrome, penyakit langka yang hanya dialami oleh sedikit anak di dunia. Kondisi Siti terlihat jelas sejak hari pertama kelahirannya. Bentuk kepalanya tidak normal, matanya tampak merah, jari-jari tangannya menyatu rapat, dan susunan jari kakinya tidak beraturan. Kondisi ini membuat Pak Jojo dan Ibu Wawang sangat terpukul. Mereka sama sekali tidak menyangka akan menghadapi ujian seberat ini. Rasa sedih, bingung, dan takut bercampur menjadi satu saat mereka harus menerima kenyataan tentang kondisi buah hati tercinta.

Demi mendapatkan penanganan medis yang optimal, bayi Siti dirujuk ke RS Tzu Chi untuk menjalani pemeriksaan dan pengobatan lanjutan. Dokter menyatakan bahwa Siti membutuhkan serangkaian tindakan medis dan tahapan operasi agar kondisinya dapat membaik dan ia memiliki kesempatan tumbuh lebih sehat. Namun, di sinilah perjuangan Pak Jojo benar-benar dimulai. Beliau harus bolak-balik dari Pandeglang ke kawasan PIK, menempuh perjalanan jauh dengan biaya transportasi yang tidak sedikit. Di saat yang sama, kondisi Ibu Wawang pasca melahirkan dan operasi masih membutuhkan perawatan serta obat-obatan rutin. Sementara itu, keempat anak Pak Jojo lainnya masih bersekolah dan membutuhkan biaya harian—mulai dari ongkos sekolah, kebutuhan makan sehari-hari, hingga biaya hidup lainnya. Bahkan, keluarga ini juga masih menghadapi tunggakan kontrakan rumah yang belum terbayarkan.

Dalam keterbatasan ekonomi dan tekanan hidup yang datang bertubi-tubi, Pak Jojo tetap berusaha bertahan. Ia berharap anaknya dapat segera mendapatkan perawatan yang dibutuhkan, tidak ada biaya medis yang tidak tercover oleh BPJS, dan suatu hari nanti ia bisa kembali bekerja dengan tenang demi keluarganya.
Sahabat Harapan, saat ini keluarga Pak Jojo sangat membutuhkan uluran tangan kita. Dukungan dan kebaikanmu dapat membantu meringankan beban keluarga ini, sekaligus menjadi harapan bagi Siti untuk terus berjuang melawan penyakit langka yang ia derita. Mulai kebaikanmu hari ini dengan cara:
****
Apabila jumlah donasi melebihi target, maka dana akan disalurkan ke program bantuan LAZ Harfa lainnya melalui subsidi silang. Hal ini telah disetujui oleh perwakilan maupun pihak keluarga penerima manfaat.
![]()
Belum ada Fundraiser