

Sahabat Harapan…
Yuk kenalan dengan ibu Faizah (34 tahun). Saat ini ia tengah berjuang melawan kanker usus yang telah dideritanya selama satu tahun terakhir. Setelah suaminya meninggal dunia, Ibu Faizah harus menghadapi semua ini seorang diri.
Dua kali operasi sudah ia jalani dengan penuh kesabaran. Kini, ia masih harus melanjutkan rangkaian pengobatan berikutnya agar harapan sembuh tetap ada. Padahal, saat tubuhnya masih sehat, Ibu Faizah adalah sosok pekerja keras. Ia berdagang apa saja demi menambah penghasilan: mulai dari menjual hijab, pakaian anak-anak, kasur, hingga lemari box kekinian.

Namun ujian hidup seakan datang bertubi-tubi. Ketika mencoba bangkit kembali dengan berdagang untuk menambah biaya pengobatan dan kebutuhan sehari-hari, Ibu Faizah justru menjadi korban penipuan oleh seseorang yang dikenalnya melalui media sosial.
Uang Rp 400.000 yang sangat berarti baginya, habis dibawa kabur. Uang itu rencananya akan digunakan sebagai modal usaha kecil, biaya ongkos berobat ke rumah sakit di Jakarta, dan kebutuhan hidup sehari-hari.
"Uang 400 ribu saya habis diambil orang itu, nomor saya sampai diblokir. Uang segitu mau saya pakai untuk modal usaha lagi, buat tambah-tambah ongkos ke rumah sakit. Buat sehari-hari juga. Saya sedih… tapi mau gimana lagi, namanya orang mau niat nipu," tuturnya sambil tak kuasa tangis.
Meski cobaan datang silih berganti, harapan Ibu Faizah untuk sembuh tak pernah pupus. Ia masih ingin melanjutkan hidup, bangkit kembali, dan kembali berjualan seperti dulu.
Sahabat, hari ini kita bisa menjadi bagian dari harapan itu. Karena dari kebaikanmu, harapan untuk sembuh akan semakin kuat. Yuk salurkan kebaikanmu dengan cara:
****
Apabila jumlah donasi melebihi target, maka dana akan disalurkan ke program bantuan LAZ Harfa lainnya melalui subsidi silang. Hal ini telah disetujui oleh perwakilan maupun pihak keluarga penerima manfaat.
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik